Unknown

  • Home
  • Belajar Mengetik
    • Bukan Untuk Dibaca
    • Cerpen
    • Kisah Inspiratif
    • Puisi
    • Yang Mungkin Menginspirasi
  • Untuk Diketahui
  • Download
    • Software
  • Facebook
  • Twitter
  • Ask Fm

Kiriman Yang Harus Terkirim

Sebenarnya ini tidak penting dan bukan untuk dibaca. Tapi aku harus mengirim ini.

Waktu dulu, waku nyaman-nyamannya lagi deket sama kamu, lagi berada nyaman didekatmu, ngobrol sama kamu, waktu kamu tertawa bersamaku, sayangnya itu terjadi diwaktu dulu. Semenjak kamu mulai ada rasa kepadaku, mulai menyukaiku, kamu mulai malu untuk dekat kepadaku, malu untuk menegur diriku, malu untuk berbicara kepadaku, dirimu hanya mampu melihatku. Aku hanya terjebak dalam bisu dan kaku ketika harus menghadapimu. Aku bahkan berpikir apa yang harus aku lakukan? Kayaknya aku juga harus ngomong ini sama kamu, "Sebenarnya selama ini. Aku suka sama kamu, karena apa? karena kamu juga suka sama aku! mungkin alasan yang tepat adalah karena kamu memang menyukaiku, tapi kamu seperti berpaling dariku, tidak seperti dulu, kita selalu bisa berkumpul, ngobrol, ketawa bareng, seneng bareng. Seharusnya dari dulu itu kita saling suka, tapi karena kamu yang begitu aku jadi tak bisa apa-apa, aku ingin pertemanan kita tidak memudar seiring berjalannya waktu, biarpun itu kita saling menyukai, kalau perlu kita saling mencintai, atau kalau perlu lagi berdo'alah kepada Tuhan agar kita dijodohkan, karena aku hanya ingin kita tidak saling menjauhi yang akhirnya kita bermusuhan, saling membenci apalagi saling menyimpan rasa dendam" mungkin itulah yang ingin aku katakan, tapi tak lama setelah itu ada seseorang yang hadir dalam hidupmu, yang mungkin membuatmu bahagia, saat itu aku mulai berpikir kalau aku kurang untukmu, dan aku biarkan saja seiring berjalannya waktu, aku berharap kita tetap seperti dulu walaupun terkendala oleh waktu.

بِسْـــــــــمِ ﷲِ
Semoga aku nya berani ngirim ini
diposting oleh Zaki Nabili pada Agustus 06, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Bukan Untuk Dibaca

10 Tanda Bahwa Dia Menyukai Kita

Sekarang ini, mungkin tidak sedikit orang yang menyembunyikan perasaan suka-nya kepada seseorang karena ia tidak mampu mengungkapkannya. Namun, tahukah anda jika kita perhatikan dengan seksama, kita dapat mengetahui tanda-tanda dia menyukai kita. Nah, apa saja tanda-tanda bahwa dia menyukai kita? menyukai anda?


Dia memperhatikan kita.

Dia memperhatikan, tanda pertama dari kesukaan adalah memperhatikan, dia memperhatikan dengan matanya, jika tidak dengan matanya, dengan telinganya, sepertinya saja dia tidak melihat kita, tapi dia mendengarkan kita. Atau bisa dengan arah tubuh, maksudnya adalah, jika tubuhnya menghadap ke arah lain, tapi kita lihat sudut atau arah kakinya. Jika kedua kakinya mengarah ke kita, itu berarti dia sedang memperhatikan kita. Baik dia berdiri atau duduk, itu sangat sulit sekali dihindari oleh seseorang.


Dia merapikan diri kalau ada anda.

Misalnya kalau laki-laki dia benerin dasinya. kalau perempuan merapikan rambut atau jilbabnya. atau merapikan bajunya. Jadi seperti ada perilaku yang membuat dirinya menarik perhatian anda, yang tadinya asal-asalan atau berantakan, jika ada anda, dia bersegera merapikan dirinya.


See More »
diposting oleh Zaki Nabili pada Agustus 06, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Untuk Diketahui

Pembicaraan 2 Hati

Hati 1: apakah cinta itu menyakitkan? jikalau iya, tampaknya aku belum siap untuk jatuh cinta.

Hati 2: apanya yang belum siap, kamunya aja yang gak berani.

Hati 1: bukannya aku gak berani..

Hati 2: banyak alesan deh, dia pernah suka sama kamu, tapi kamu gak ngerespon dia sih, jadinya dia udah mulai berpaling tuh.

Hati 1: wah itu gimana ya, kan aku udah bilang tadi, aku belum siap.

Hati 2: kok malah belum siap, kamu udah siap kok, cuma gak berani.

Hati 1: aku berani, aku tau aku pernah tertarik padanya.
See More »
diposting oleh Zaki Nabili pada Agustus 01, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Bukan Untuk Dibaca

Dibalik Kepribadian Seseorang

Hari itu, orang yang paling kaya pada kampung nya, melihat masyarakat yang berkerumun di sebuah tempat, orang kaya itupun penasaran apa yang terjadi di sana, ia langsung menuju ke tempat...

"Permisi, ini ada apa?" tanya orang kaya tersebut.

"Wah kebetulan sekali, ini ada orang sakit, kami tidak bisa mengantarkannya ke rumah sakit, kamu kan orang kaya, kamu mestinya bisa dong ngantarin orang sakit ini." jawab salah satu masyarakat yang ada.

"waduh, bagaimana ya, saya belum pulang kerumah, kendaraan saya juga ada di rumah, saya juga baru pulang dari kerja" ungkap orang kaya itu.

"kamu ini bagaimana sih! orang ini sedang sakit parah, kalau tidak tertolong dengan segera, bisa meninggal dunia." dijawab lagi oleh masyarakat.

"gak, bukannya begitu, saya juga harus mesti ambil kendaraan saya dirumah, lalu habis itu saya kesini lagi, baru deh saya antarin."

orang kaya itupun langsung pergi meninggalkan tempat, dan segera menuju kerumahnya...
See More »
diposting oleh Zaki Nabili pada April 25, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Cerpen, Kisah Inspiratif

Tanpa Judul


Waktu pagi itu, aku tengah diserang ide-ide untuk membuat artikel, bahkan sampai-sampai ide-ide itu berkeluaran dari otak ku, jadinya yah seperti kebanjiran ide... Ingin rasanya langsung mengetik ide-ide yang mengitari kepalau ini, tapi apa daya, aku yang waktu itu sedang sekolah, walaupun dikelas sangatlah ribut dengan ocehan teman yang gak bisa dimengerti, tapi ide yang melintas dikepalaku tak terbendung hingga otak ku menjadi segar, hingga fisik ku menjadi bersemangat, sampai aku berniat nanti ketika pulang sekolah, langsung akan ku ketik ide-ide ku ini...
See More »
diposting oleh Zaki Nabili pada April 02, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Cerpen

Anak Kecil & Seorang Perokok




Suatu hari, seorang guru yang sehabis pulang mengajar terlihat sedang bersantai di halte sambil menghisap sebatang rokok di tangannya. Tak jauh dari situ, ada seorang anak laki-laki kecil yang sedang asyik bermain-main dengan batu kerikil.

Tak lama kemudian, anak kecil itu melihat bapak guru yang sedang merokok tersebut. Lalu ia terheran-heran dan berlari menemui pak guru tersebut.

See More »
diposting oleh Zaki Nabili pada Januari 21, 2015 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Cerpen, Kisah Inspiratif
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Zaki Nabili
Lihat profil lengkapku

Facebook

Zaki Nabili

Buat Lencana Anda

Label

  • Bukan Untuk Dibaca (12)
  • Cerpen (13)
  • Download (2)
  • Kisah Inspiratif (12)
  • Puisi (9)
  • Software (2)
  • Untuk Diketahui (1)
  • Video (3)
  • Yang Mungkin Menginspirasi (1)
  • Yang Mungkin Mengispirasi (4)

Arsip Blog

  • ►  2014 (9)
    • ►  September (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Desember (4)
  • ▼  2015 (6)
    • ►  Januari (1)
      • Anak Kecil & Seorang Perokok
    • ►  April (2)
      • Tanpa Judul
      • Dibalik Kepribadian Seseorang
    • ▼  Agustus (3)
      • Pembicaraan 2 Hati
      • 10 Tanda Bahwa Dia Menyukai Kita
      • Kiriman Yang Harus Terkirim
  • ►  2016 (10)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Agustus (2)
  • ►  2017 (6)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2018 (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2019 (3)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2020 (1)
    • ►  Desember (1)
Mystery Responsive Template. Diberdayakan oleh Blogger.