Hati 1: apakah cinta itu menyakitkan? jikalau iya, tampaknya aku belum siap untuk jatuh cinta.
Hati 2: apanya yang belum siap, kamunya aja yang gak berani.
Hati 1: bukannya aku gak berani..
Hati 2: banyak alesan deh, dia pernah suka sama kamu, tapi kamu gak ngerespon dia sih, jadinya dia udah mulai berpaling tuh.
Hati 1: wah itu gimana ya, kan aku udah bilang tadi, aku belum siap.
Hati 2: kok malah belum siap, kamu udah siap kok, cuma gak berani.
Hati 1: aku berani, aku tau aku pernah tertarik padanya.
Hati 2: iya tapi kamu rahasiakan itu, jangan jadi pengagum rahasia deh, kalo suka bilang suka, kalo cinta bilang cinta. kalo udah kan beres, mungkin nanti kamu bisa memilikinya.
Hati 1: mungkin benar juga katamu, memang sepertinya aku sudah siap, tapi ada satu hal yang masih menjanggal.
Hati 2: apa itu?
Hati 1: dianya yang belum siap untuk kumiliki...
Hati 2: waduh, kamu gimana sih, gak apa kan kalo dia belum siap, kan kamu bisa ngajarin dia biar lebih baik.
Hati 1: bukan begitu, aku ingin lebih mengetahui dia seberapa berubah dia jikalau dia mencintaiku. Jikalau dia berubah menjadi lebih baik maka dia berarti sudah siap untuk kumiliki...
Hati 2: wah wah, nanti lama-kelamaan dia berpaling loh.
Hati 1: itu tak apa, masih banyak yang mungkin lebih baik darinya untuk kumiliki. Lagipula tenang kok, kita tetap berada di 1 badan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar